15 Soal Tentang Kebijakan Pemerintah + Kunci Jawaban
Soal Pilgan Kebijakan Pemerintah

1. Undang-undang terbaru tentang ketenagalistrikan adalah...
a. UU No.21 tahun 2001
b. UU No.22 tahun 2002
c. UU No.21 tahun 2002
d. UU No.21 tahun 2001
a. UU No.21 tahun 2001
b. UU No.22 tahun 2002
c. UU No.21 tahun 2002
d. UU No.21 tahun 2001
Jawaban:
b. UU No.22 tahun 2002
2. Waktu beban puncak sistem kelistrikan JAMALI terjadi pada jam:
a. Antara 18:00 WIB sampai 22:00 WIB
b. Antara 19:00 WIB sampai 22:00 WIB
c. Antara 17:00 WIB sampai 21:00 WIB
d. Antara 18:00 WIB sampai 21:00 WIB
a. Antara 18:00 WIB sampai 22:00 WIB
b. Antara 19:00 WIB sampai 22:00 WIB
c. Antara 17:00 WIB sampai 21:00 WIB
d. Antara 18:00 WIB sampai 21:00 WIB
Jawaban:
a. Antara 18:00 WIB sampai 22:00 WIB
a. Antara 18:00 WIB sampai 22:00 WIB
3. Berikut ini BUMN yang bergerak dalam bidang energi atau kelistrikan, Kecuali..
a. PT. Indonesia Power
b. PT. ANTAM
c. PT. PGN
d. PT. PG Paiton
a. PT. Indonesia Power
b. PT. ANTAM
c. PT. PGN
d. PT. PG Paiton
Jawaban:
d. PT. PG Paiton
d. PT. PG Paiton
4. Propenas adalah kependekan dari ....
a. Program Pembangunan Nasional
b. Proyek Pembangunan Nasional
c. Program Pendidikan Nasional
d. Proyek Pendidikan Nasional
a. Program Pembangunan Nasional
b. Proyek Pembangunan Nasional
c. Program Pendidikan Nasional
d. Proyek Pendidikan Nasional
Jawaban:
a. Program Pembangunan Nasional
a. Program Pembangunan Nasional
5. Yang dimaksud dengan SNI adalah :
a. Sertifikat Nasional Indonesia
b. Standar Nasional Indonesia
c. Sertifikasi Nasional Indonesia
d. Standarisasi Nasional Indonesia
a. Sertifikat Nasional Indonesia
b. Standar Nasional Indonesia
c. Sertifikasi Nasional Indonesia
d. Standarisasi Nasional Indonesia
Jawaban:
b. Standar Nasional Indonesia
b. Standar Nasional Indonesia
6. Badan yang mengatur pasar tenaga listrik adalah :
a. Indonesia Power
b. BP Migas
c. PLN
d. BAPETAL
a. Indonesia Power
b. BP Migas
c. PLN
d. BAPETAL
Jawaban:
d. BAPETAL
d. BAPETAL
7. Undang-undangyangmengatur perimbangan antara keuangan pusat dengan daerah diatur dalam:
a. UU No.25 tahun 1999
b. UU No.20 tahun 2002
c. UU No.20 tahun 1999
d. UU No.17 tahun 2003
a. UU No.25 tahun 1999
b. UU No.20 tahun 2002
c. UU No.20 tahun 1999
d. UU No.17 tahun 2003
Jawaban:
a. UU No.25 tahun 1999
a. UU No.25 tahun 1999
8. Visi kebijakan energi nasional adalah:
a. Terjaminnya penyediaan energi untuk kepentingan nasional
b. Menurunnya intensitas penggunaan energi
c. Menerapkan struktur asar yang kompetitif
d. Menciptakan open access
a. Terjaminnya penyediaan energi untuk kepentingan nasional
b. Menurunnya intensitas penggunaan energi
c. Menerapkan struktur asar yang kompetitif
d. Menciptakan open access
Jawaban:
a. Terjaminnya penyediaan energi untuk kepentingan nasional
a. Terjaminnya penyediaan energi untuk kepentingan nasional
9. Pelaksanaan Deman Side Management (DSM) melalui peningkatan efisiensi pemanfaat listrik, penerapan standard dan pengendalian pemakaian energi, pada dasarnya bertujuan untuk...
a. Peningkatan efisiensi energi
b. Peningkatan penguasaan teknologi energi
c. Peningkatan usaha penunjang energi nasional
d. Peningkatan kualitas jasa penunjang energi nasional
a. Peningkatan efisiensi energi
b. Peningkatan penguasaan teknologi energi
c. Peningkatan usaha penunjang energi nasional
d. Peningkatan kualitas jasa penunjang energi nasional
Jawaban:
a. Peningkatan efisiensi energi
a. Peningkatan efisiensi energi
10. Langkah kebijakan energi yang dilakukan dengan meningkatkan efisiensi pemakaian energi dengan mengembangkan dan memanfaakan teknologi hemat energi baik di sisi hulu maupun di sisi hilir:
a. Intensifikasi
b. Diversifikasi
c. Konversi
d. Regulasi
a. Intensifikasi
b. Diversifikasi
c. Konversi
d. Regulasi
Jawaban:
c. Konversi
c. Konversi
11. Penanaman modal bagi perusahaan asing di Indonesia dan kesempatan kepada perusahaan asing melakukan usaha melalui pembentukan badan hukum Indonesia diatur dalam:
a. UU No.1 tahun 1967
b. UU No.25 tahun 1999
c. UU No.20 tahun 2002
d. UU No.20 tahun 1999
a. UU No.1 tahun 1967
b. UU No.25 tahun 1999
c. UU No.20 tahun 2002
d. UU No.20 tahun 1999
Jawaban:
a. UU No.1 tahun 1967
a. UU No.1 tahun 1967
12. Dampak Indonesia setelah ikut meratifikasi protocol kyoto adalah...
a. Pembangunan harus memperhatikan dan mengurangi dampak lingkungan
b. Pemerintahan harus menganut prinsip “Good Govermance”
c. Pemerintah harus keluar dari IMF
d. Peningkatan kerjasama antara Indonesia dan Jepang
a. Pembangunan harus memperhatikan dan mengurangi dampak lingkungan
b. Pemerintahan harus menganut prinsip “Good Govermance”
c. Pemerintah harus keluar dari IMF
d. Peningkatan kerjasama antara Indonesia dan Jepang
Jawaban:
a. Pembangunan harus memperhatikan dan mengurangi dampak lingkungan
a. Pembangunan harus memperhatikan dan mengurangi dampak lingkungan
13. Teori atau model kebijakan pemerintah yang memandang kebijakan sebagai variasi terhadap kebijakan pemerintah masa lampau disebut:
a. Teori institusionalisme
b. Teori kelompok
c. Teori inkrementalisme
d. Teori rasionalisme
a. Teori institusionalisme
b. Teori kelompok
c. Teori inkrementalisme
d. Teori rasionalisme
Jawaban:
c. Teori inkrementalisme
c. Teori inkrementalisme
14. Menurut seorangahli, james R Anderson (1978) yang dimaksud dengan perilaku dari sejumlah aktor pemain kelompok instansi pemerintah atau serangkaian aktor dalam suatu bidang kegiatan tertentu adalah
a. Keadilan
b. Kebijakan
c. Musyawarah
d. Gotong royong
a. Keadilan
b. Kebijakan
c. Musyawarah
d. Gotong royong
Jawaban:
b. Kebijakan
b. Kebijakan
15. Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah yang diwujudkan dalam tindakan-tindakan menurut Simons bertujuan sebagai berikut, kecuali...
a. Meningkatkan pemuasan kepentinganumum
b. Menerapkan proses administrasi yang tepat
c. Menghindari konflik sosial yang bersifat destruktif
d. Mencapai keadilan sosial di lapisan masyarakat
a. Meningkatkan pemuasan kepentinganumum
b. Menerapkan proses administrasi yang tepat
c. Menghindari konflik sosial yang bersifat destruktif
d. Mencapai keadilan sosial di lapisan masyarakat
Jawaban:
d. Mencapai keadilan sosial di lapisan masyarakat